Sabtu, 29 Oktober 2011

KONEKTOR [JACK]

Konektor adalah penghubung elektris antara peralatan satu ke peralatan lainya yang dirancang dan digunakan untuk menyalurkan sinyal atau frekuensi. Sinyal yang dilewatkan bisa berupa sinyal analog atau sinyal digital.
  • BENTUK-BENTUK KONEKTOR

jack 3 phone

jack coaxial

  • SIMBOL-SIMBOL KONEKTOR

simbol port jack coaxial

simbol port jack 2 phone,

simbol port jack 2 phone

simbol port jack 3 phone

DIMOHON UNTUK MENCANTUMKAN LINK SUMBER KETIKA ANDA MENG COPY ARTIKEL DARI SITUS INI

Kamis, 27 Oktober 2011

SAKLAR [SWITCH]

Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan jaringan listrik. Saklar terdiri dari beberapa jenis, antara lain:
  • Saklar on-off (bisa on bisa off)
Simbol Saklar on-off
BENTUK SAKLAR ON-OFF
saklar jenis ini akan menjadi rangkaian tertutup (on) jika kita menikan tombol ke angka satu, seperti pada gambar diatas, dan sebaliknya, jika kita menekan tombol ke angka nol maka saklar akan off. saklar tersebut mempunyai 2 terminal yang berada di bawah. biasanya harga saklar ini berkisar antara Rp.1.500 - Rp.5.000
  • Saklar (on)-off  
saklar (on)-off
simbol saklar (on)off
Dalam saklar (on)-off, jika kita menekan tombol pada saklarnya, maka saklar akan menjadi rangkaian tertutup (on). tetapi jika kita diamkan saja maka saklar akan off. saklar tersebut mempunyai 2 terminal. Harga saklar tersebut di pasaran biasanya Rp. 2.500.
  • Saklar on-(off)
    simbol saklar on-(off)
    Dalam saklar on-(off), jika kita menekan tombol pada saklarnya, maka saklar akan menjadi rangkaian terbuka (off). tetapi jika kita diamkan saja maka saklar akan on. saklar tersebut mempunyai 2 terminal. bentuknya hampir sama dengan saklar (on)-off. Harga saklar tersebut di pasaran biasanya Rp. 2.500.
    •   Saklar on-off ganda/variable


    simbol saklar on-off ganda
    saklar ini bentuknya hampir sama dengan saklar on-off hanya saja terminalnya ada 4, sehingga dapat menyambungkan/memutuskan dua rangkaian sekaligus. harga saklar ini yang standar Rp. 5.000;
    •   Saklar on-on atau on-off-on (saklar pindah)
    saklar on-on

    simbol saklar on-on atau on-off-on
     saklar ini befungsi memindahkan aliran listrik ke jalur lain, ada juga yang disertai off nya. saklar ini di pasaran berharha Rp.2.500;
    • Saklar on-on atau on-off-on variable (saklar pindah ganda)

     saklar ini befungsi memindahkan aliran listrik ke jalur lain.



    Rabu, 26 Oktober 2011

    TRANSFORMATOR

    Tranformatoratau biasa  disebut trafo adalah komponen yang digunakan untuk mentransfer sumber energi atau tenaga dari suatu rangkaian AC ke rangkaian lainnya. Perpindahan/transfer energi tersebut bisa menaikan/menurunkan energi yang ditransfer, hal ini sesuai dengan kebutuhannya. untuk menaikan tegangan dibutuhkan transformator step-up, sedangkan untuk menurunkan tegangan dibutuhkan transformator step-down.

    1. Jenis Transformator
         berdasarkan kegunaannya ada 5 jenis transformator, AL:
    • Transformator step-up
    trasformator ini digunakan untuk menaikan tegangan listrik, transformator ini tidak banyak di jual di pasaran, tetapi, transformator step-down juga dapat di gunakan sebagai transforator step-up dengan cara membalik out-put menjadi in-put, dan in-put menjadi out-put.
    • Transformator step-down
     trasformator ini digunakan untuk menurunkan tegangan listrik, trafo ini banyak di jual di pasaran dan juga murah harganya, spesifikasinya juga banyak, mulai dari yang 500ma, 1A, 2A, sampai 10A. harganya mulai dari Rp. 25.000 keatas.
    • Transformator Filter
    Transformator filter mempunyai fungsi untuk menyaring sinyal
    • Transformator MF
    Transformator MF biasanya terdapat pada pesawat radio yang berfungsi untuk menghubungkan/couple antar frekuensi.
    • Transformator input dan output
    Transformator  input-output digunakan untuk menyesuaikan impedansi (suatu sinyal audio)

    2. BENTUK FISIK TRANSFORMATOR

    Transformator Variable (step-up dan step-down)
    Transformator MF
    3. SIMBOL TRANSFORMATOR

    TRANSFORMATOR AUTO

    TRANSFORMATOR IF

    TRANSFORMATOR POROS BESI

    TRANSFORMATOR POROS UDARA

    TRANSFORMATOR POROS VARIABEL

    TRANSFORMATOR TERLINDUNGI

    Sabtu, 15 Oktober 2011

    INDUKTOR

    Sebuah induktor atau reaktor adalah sebuah komponen elektronika pasif (kebanyakan berbentuk torus) yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry. Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan, lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik.
    Sebuah induktor ideal memiliki induktansi, tetapi tanpa resistansi atau kapasitansi, dan tidak memboroskan daya. Sebuah induktor pada kenyataanya merupakan gabungan dari induktansi, beberapa resistansi karena resistivitas kawat, dan beberapa kapasitansi. Pada suatu frekuensi, induktor dapat menjadi sirkuit resonansi karena kapasitas parasitnya. Selain memboroskan daya pada resistansi kawat, induktor berinti magnet juga memboroskan daya di dalam inti karena efek histeresis, dan pada arus tinggi mungkin mengalami nonlinearitas karena penjenuhan.

    A. Jenis Induktor

    Ada 3 jenis induktor yang sering digunakan dalam dunia elektronika, antara lain:
    •  Induktor teras udara (air core)
                         adalah induktor yang tidak mempunyai pusat inti atau induktornya hanya melingkar saja seperti pegas.
    • Induktor teras feromagnetik (ferromagnetic core)
                          adalah induktor yang mempunyai inti logam yang bersifat feromagnetik (dapat ditarik oleh magnet dengan kuat). contoh dari logam feromagnetik adalah Besi, Baja, dan alniko (aluminium, nikel, dan kobalt yang disatukan).
    • Induktor teras ferrite (ferrite core)
                          adalah induktor yang mempunyai inti ferrite. biasanya terdapat di papan rangkaian radio untuk menerima gelombang radio. 
      B. Bentuk Fisik Induktor

    Induktor Teras Udara
    Induktor Teras Feromagnetik
    Induktor Teras Ferrite

    C. Simbol Induktor





    Kamis, 13 Oktober 2011

    IC (INTEGRATED CIRCUIT)

    IC Adalah rangkaian elektronik lengkap yang dimasukan dalam satu chip silicon. Di dalam satu buah IC bisa berisi puluhan, ratusan, bahkan ribuan komponen elektronika (transistor, resistor, dioda, kapasitor, dll) yang bersama-sama sebagai pengantar listrik yang bekerjanya disesuaikan dengan fungsi dari IC itu sendiri.
    Teknik pembuatan IC sama dengan pembuatan transistor, karena IC memang perkembangan dari transistor. IC dapat diklasifikasikan menurut apliksasinya, yaitu IC digital dan IC analog. Di dalam IC digital terdapat rangkaian jenis saklar (on/off), sedangkan IC analog berisi rangkaian jenis penguatan.

    a. jenis IC
    berikut jenis IC dari segi bentuk dan fungsinya dalam peralatan elektronika.
    1. IC op-amp
      Disebut juga amplifier oprasional. IC ini merupakan IC analog, penguatan pada op-amp merupakan penguatan sangat tinggi, sehingga perubahan kecil pada input akan mengakibatkan perubahan yang besar pada output.perubahan ini disebabkan adanya kepekaan terhaadap inputan, sehingga diperlukan umpan balik untuk mengurangi level kepekaan. Ada dua jenis umpan balik, yaitu umpan balik positif dan umpan balik negatif. Umpan balik negatif berfungsi untuk mengurangi penguatan, sedangkan umpan balik positif digunakan untuk meningkatkan penguatan.
    2. IC power adaptor (regulator)
      IC ini digunakan sebagai komponen utama rangkaian power adaptor pada sub rangkaian regulator. Fungsi dari IC jenis ini adalah untuk menstabilka tegangan/voltase.
    3. IC silinder
      Bentuk IC jenis ini adalah silinder dan banyak digunakan pada rangkaian penguat pesawat CB(Citizen Band) atau HT(Held Tranceived). IC jenis ini mempunyai tingkat ketahanan dan keawetan lebih lama dari pada jenis IC penguat yang lain.
    4. IC timer 555
      adalah jenis IC yang digunakan untuk penunda waktu dan oscilator. Penerapan IC sebagai oscilator adalah dengan membangkitkan sinyal yang diperlukan untuk mengoprasikan rangkaian digital. Pada rangkaian IC timer 555 yang difungsikan sebagai pewaktu, yaitu penentuan waktu oleh besarnya nilai tahanan dan kondensator, dihitung dengan rumus s = 1,1 x R x C .Pada rangkaian IC555 sebagai oscilator, rangkaian tersebut akan menghasilkan pulsa yang terus menerus dan dalam beroprasinya tidak diperlukan sinyal input. Adapun bentuk sinyal yang dihasilkan berbentuk pulsa segi empat yang frekuensinya berkisar antara 1Hz – 100Hz. 

      5. IC Digital 
      IC digital merupakan IC yang mulai banyak digunakan dalam elektronika. IC jenis ini memiliki suatu titik elektronis yang berupa kaki IC. IC jenis ini mempunyai 2 keadaan logika, yaitu logika '0' (rendah) atau logika '1' (tinggi). Suatu titik elektronis mewakili satu 'binary digit' atau biasa disingkat dengan sebutan 'bit'. Binary berarti sitem bilangan yang hanya mengenal dua angka, 0 dan 1.


    b. simbol IC
    Simbol IC op-amp
    Simbol IC Timer 555
      c. Bentuk Fisik IC
    IC Bersusun
    IC digital